• Status Order
  • Tlp: 0823 7111 2228
  • SMS/WA: 0815 4555 5045
  • Line : greenworldmall
  • BBM : D99C2759
  • admin@greenworldmall.co.id

Elang dan Bebek Tipe dan Karakter yang Berbeda

06 Mei 2017 - Kategori Blog

Elang dan Bebek

“Elang dan Bebek”
Hai bebek janganlah ribut dan bicara semaumu… apa kamu tidak tahu bagai aku (elang) memdang jauh kedepan untuk membaqa perubahan nyata demi kalian juga.
Apakah kalian tahu bagaimana aku (elang) menjalani perjuangan – proses demi proses yang kalian tidak lihat.
Apakah tahu seperti apakah aku (elang) setiap hari dan malam berovaluasi untuk kamu juga.
Apakah kamu tahu bagaimana aku (elang) selalu konsisten dan teguh pendirian hanya untuk memperjuangkan dan melayani mu dikala kamu membutuhkan.
Aku tahu bagaimana kehidupanmu bebek tetapi aku tidak iri, kamu hidup dalam kenyaman kamu bisa berjalan dan berlari, kamu bisa berenang dan berteduh. Apakah aku (elang) iri, sama sekali aku tidak ada rasa iri karena aku memahami kita di jalan yang berbeda walaupun kita sama-sama mirip memiliki sayap.
Wahai bebek janganlah kamu suka berbicara dan berkoar-koar terhadapku (elang) karena kamu (bebek) tidak tahu apa yang aku (elang) rasakan, begitu juga aku (elang) jika perubahan ini terjadi aku sangat bangga karena kamu bisa menikmatinya jikalau kamu berada dalam lingkupku.
Terima kasih bebek suaramu menyemangatku meskipun aku merasa sakit hati tetapi aku (elang) tidak marah.

Sedari dulu, saya punya kesulitan dalam berlari dengan jarak yang cukup jauh, bukan karena cacat atau kurang sehat, tetapi karena cepat sekali lelah, tersengal-sengal dan kesulitan mengatur nafas. Mungkin karena volume oksigen di dalam rongga dada saya termasuk sedikit.

Sewaktu masih menjadi pegawai Pertamina, setiap tahun sekali saya harus menjalani test kesehatan, dan mengikuti kegiatan lari 2,4 km. Seorang teman memberi dorongan semangat saat lari bersama, tapi sia-sia, karena dari sekian puluh peserta, saya selalu berada di urutan paling belakang dan menempuh waktu dua puluh dua menit. Dia, usianya jauh lebih tua dari saya, tetapi mampu menyelesaikan lintasan hanya dalam waktu sebelas menit !

Seperti apa pun dia menyemangati saya dan berusaha untuk membuat saya berlari lebih baik, tidak akan pernah berhasil. Dia seekor elang, dan saya seekor bebek. Seekor bebek tidak pernah akan menjadi seekor elang.

Hal ini mengajarkan saya pelajaran berharga. Tidak peduli seberapa keras saya berusaha memotivasi orang, tidak semua orang akan merespons dengan cara yang sama. Sebagian orang mau berubah, sebagian tidak. Saya mau semua orang belajar, berubah, bertumbuh dan menjadi seekor elang. Ternyata seekor bebek, itu membuat saya frustasi.

Motivasi adalah misteri. Mengapa sebagian orang termotivasi dan sebagian tidak ? Mengapa seorang wiraniaga menemui calon pelanggannya pada pukul tujuh pagi, sementara yang lain menemui calon pelanggan pertamanya jam sebelas siang ? Sebut saja, misteri pikiran.

Saya memberikan ceramah kepada banyak orang kemudian seorang melangkah keluar dan berkata, ” Aku akan berubah.” Yang seorang lagi berjalan sambil menguap dan berkata,” Aku sudah mendengar semua bahan cerita itu.” Mengapa begitu ?

Orang yang kaya berkata kepada ribuan orang,” Saya membaca buku ini dan ini merubah hidup saya dalam menuju kekayaan.” Coba terka, berapa banyak dari ribuan orang tersebut keluar membeli buku itu ? Sedikit sekali. Mengapa tidak semua orang!!! Jawaban ada pada diri kita sendiri.

Silahkan di share ya…. Terima kasih dan salam sukses

 

 

, , , , , , , , ,