• Status Order
  • Tlp: 0823 7111 2228
  • SMS/WA: 0815 4555 5045
  • Line : greenworldmall
  • BBM : D99C2759
  • admin@greenworldmall.co.id
  • Layanan Online:

Hari Ini Lebih Baik – Semakin Hari Semakin Kejam

05 Mei 2017 - Kategori Blog

Hari Ini Harus Menjadi Lebih Baik, Semakin Hari Semakin Kejam

Setiap orang harus memiliki mimpi, lalu bagaimana kalau sudah terwujud?
Jangan tunggu sampai besok, hari esok itu terlalu jauh, bergeraklah hari ini juga.
Ketika kamu sudah berhasil, semua perkataanmu akan menjadi kutipan semua orang.
Saat cuaca dingin, belajarlah untuk menggunakan tangan kirimu untuk menghangatkan tangan kananmu.
Hari ini kamu acuh tak acuh terhadapku, besok aku akan membuatmu tidak mampu memanjat.
Setiap orang memiliki kesempatan untuk berhasil, tergantung kamu memberikan kesempatan tersebut pada diri sendiri atau tidak.
Dalam dunia ini, tidak ada konsep yang hebat, yang ada hanya hasil dari perjuangan dan kejujuran.
Kalau kamu tidak suka pekerjaanmu saat ini, pilihlah, mau berhenti atau tutup mulut.
Sesuatu yang baik pasti tidak akan bisa diungkapkan dengan jelas, yang bisa diungkapkan dengan jelas biasanya bukanlah hal baik.
Hari ini akan sangat kejam, esok akan semakin kejam, lusa akan sangat indah, tapi sayang, banyak orang yang sudah menyerah di esok malam.
Pintar adalah musuh alami dari Hikmat. Orang bodoh berbicara pakai mulut; Orang pintar berbicara pakai otak; Orang Berhikmat berbicara pakai hati.
Saat berada di jalanan penuh orang pintar, mereka bukan lagi kekurangan kepintaran, tapi kesepenuhan hati dan kesediaan menghadapi resiko tantangan.
Taoisme mengajarkan keharmonisan, Kong Hu Cu mengajarkan aturan, Buddha mengajarkan perhatian. Tapi saya menemukan sesuatu dari Taichi : Tidak ada hal yang baik dan buruk, kuncinya adalah di cara bagaimana kamu memandang.
Kalau kamu sudah berbisnis atau berjualan, kamu akan sadar: Yang pertama akan percaya padamu adalah orang asing. Yang pertama akan memasang tameng terhadapmu adalah sahabat. Yang pertama akan menghapusmu adalah “teman di kala senang”. Yang pertama akan merendahkanmu adalah teman sekolah dan keluarga.
Dalam dunia ini, asalkan kamu punya mimpi, tidak berhenti berusaha dan tidak berhenti belajar, tidak peduli bagaimana pun penampilan fisikmu, kamu kaya atau miskin, pokoknya kamu pasti tetap akan ada kesempatan!
Jangan pernah membandingkan keberuntunganmu dengan orang lain. Selama ini aku tidak pernah merasa diriku lebih beruntung, mungkin aku hanya lebih tegar dari mereka, di saat paling terpuruk dan semua orang sudah menyerah, aku masih bisa bertahan 1- 2 detik.
Aku sangat berterima kasih pada zaman yang tidak berhenti berubah ini, aku sangat berterima kasih mendengar semua orang mengeluh, karena di saat orang lain mengeluh, itulah saatnya kamu mengambil kesempatan. Hanya di dalam zaman yang berubah, seseorang baru bisa melihat jelas dirinya mau apa, memiliki apa, dan pernah menyia-nyiakan apa.
Jangan lupa share, ya!

Di kutip oleh: Cerpen-bacaan asyik setiap hari

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,